Perjalanan ini pernah menikung di lembah nista nan kelam, terjerembab di dasar lumpur "kebiadaban" birahi dan kubangan dosa. Kesucian hati selalu mencari jalan kembali kepada-Nya. Masih ada waktu untuk merajut kembali "kebahagiaan" yang pernah terputus. Tapi semuanya tidak akan kembali menjadi utuh seperti dahulu. Mampukah Reysa, yang pernah mengkhianati ketulusan cinta Bram suaminya dan men…
Buku ini membedah peristiwa-peristiwa sejarah dan menjadikannya sebagai bagian dari latihan intelektual untuk “membaca” kemungkinan arah dinamika sosial. Karya-karya ari sosok yang tepat dianggap guru oleh sebagian besar sejarahwan Indonesia meski mungkin mereka sama sekali tak sempat belajar di bawah bimbingan membawa bebagai corak dialog
Talkshow politik yang dianggap serius-berat-menjemukan, kenyataannya begitu ditunggu-tunggu. Memperbincangkan politik juga bisa asyik seperti menonton pertunjukan musik, asalkan dikemas secara apik. Bagi politisi, politik itu sekedar logika, tapi di mata publik, politik adalah soal perasaan. Ramuan itulah yang diaduk-aduk untuk menyihir pemirsa, sehingga Mata Najwa menjadi mantra di layar…
Novel ini menggunakan sudut pandang orang pertama pelaku utama yaitu “aku”, jadi konflik yang disajikan adalah konflik batin. Berawal dari kakaknya Keke bernama Kiki yang mengalami sakit mata.
Tiap tahun, Miyazaki Sora selalu menantikan kedatangan musim dingin. Titik-titik putih yang jatuh dari langit berarti tiba waktunya untuk bermain di halaman bersama sang ayah, sementara si ibu akan menyiapkan hidangan lezat di meja makan. Di balik gunungan salju yang menumpuk di halaman, Sora menemukan kehangatan kasih sayang kedua orangtuanya. Namun itu dulu. Sebelum suatu rahasia yang terbong…
Bukit Merah. Begitulah mereka menyebut area pertanian cabai di Megamendung ini. Anthea, arsitek junior yang bekerja di kantor konsultan desain, tiba-tiba harus menjadi pengawas lapangan pertanian—tugas yang bertolak belakang dengan keahliannya. Awalnya ia meremehkan tempat yang jauh dari keramaian kota dan memaksanya bekerja dengan orang-orang desa itu. Namun kala misteri dan masalah pelik da…
Kemunculan tokoh Monsieur Lecoq pada tahun 1869 dianggap menjadi salah satu pionir dalam genre novel detektif saat itu. Emile Gaboriau menampilkan Mounsieur Lecoq (yang tidak pernah diberikan nama depan olehnya) sebagai seorang polisi Prancis yang cerdas, metodis, dan ilmiah. Dia selalu bisa melihat fakta-fakta tersembunyi dari sebuah kasus, mengumpulkan bukti-bukti dari hal-hal yang terlihat r…